Home > Reseller
 
 
 
 
 
 
 

Reseller

 

Bagi anda yang berdomisili di Semarang dan ingin berbisnis kerupuk matang yang siap jual tanpa repot untuk memasak dan membungkus....?

Dengan  modal Rp. 2.640.000,- maka anda akan memperoleh keuntungan Rp. 1.800.000,-/bulan  ( BEP 1,5 bulan )

Anda berminat...? Kami telah menyediakan untuk anda lewat program reseller berikut ini,

PRODUK A :

                         

 

Spesifikasi Produk

Nama                            : Kerupuk merk Ayam Ketawa

Isi per bal                    : 25 bungkus

Harga jual ke outlet      : Rp. 10.000,- / bal 

Customer Buying Price   : Rp. 500,- / bungkus              

Harga Reseller              : Rp. 8.800,- / bal

Minimal Order               : 50 bal ( Semarang - free ongkir )

 

 

PRODUK B :

                            

 

Spesifikasi Produk

Nama Produk                          : Kerupuk merk Ayam Ketawa

Isi Per bal                              : 15 bungkus

Harga Jual ke Outlet              : Rp. 17.500,- / bal

Customer Buying Price             : Rp. 1.500,- / bungkus

Harga Reseller                        : Rp. 15.000,- / bal

Minimal Order                         : 35 bal ( Semarang - free ongkir )

 

 
Tanya Jawab :
 
Bagaimana cara menjadi reseller ?
Sangat mudah, anda tinggal pesan melalui email atau telpon 088802802808 dengan minimal order 50 bal dan bila anda berdomisili di Semarang akan kami kirim tanpa dibebankan ongkos kirim. Apabila anda dapat rutin   memesan 50 bal setiap hari maka kami akan memberi hak eksklusive area.
 
Apa itu hak eksklusive area ?
Hak eksklusive area adalah hak yang anda miliki untuk menjual kerupuk ayam ketawa di area yang telah ditentukan dan orang lain tidak diperbolehkan menjual kerupuk ayam ketawa di  wilayah jual anda. Apabila ada yang melanggar ketentuan ini maka kami akan mencabut keanggotaan reseller kerupuk ayam ketawa.
 
Apakah kerupuk punya nilai jual sebagai bisnis yang menjanjikan?
Kerupuk adalah makanan yang sudah memasyarakat sejak puluhan tahun yang lalu. Bahkan sudah menjadi makanan tradisional masyarakat Indonesia khususnya pulau Jawa. Bagi sebagian masyarakat kerupuk sudah menjadi suatu kebutuhan yang harus ada. Di meja makan keluarga selalu ada kerupuk, selain untuk teman makan yang murah, sekarang kerupuk sudah menjadi produk cemilan. Dengan demikian untuk pengembangan produk kerupuk kita tidak perlu bersusah payah mengenalkan produk kepada masyarakat ataupun memberikan product knowledge kepada masyarakat.
 
Sejauh mana bisnis ini dapat berkembang?
Produk, pemasaran, dan pelayanan adalah tiga kata yang tak dapat dipisahkan dalam dunia marketing.  Apabila kita dapat memanage ketiganya dengan baik maka kami pastikan anda akan meraup keuntungan. Dan untuk lebih jelasnya kami akan mengupasnya satu persatu, :
Produk : Produk yang berkualitas. Dalam kaitannya dengan makanan, maka kualitas yang dimaksud adalah dari sisi rasa, kemasan dan harga serta keamanan produk yang sudah dilegalisasi oleh pihak yang berwenang, yakni Depkes. ( Kerupuk Ayam Ketawa ijin Dinkes  P-IRT No: 2063374011871 )
Pemasaran : Pemasaran identik dengan distribusi produk. Yang dimaksud dengan distribusi adalah mendekatkan produk sedekat mungkin ke masyarakat, dalam waktu, jumlah dan tempat yang tepat.
Pelayanan :  Yang dimaksud pelayanan di sini adalah dari sisi delivery ( pengiriman yang tepat waktu ) dan after sales service.
Nah dengan demikian apabila kita melihat bahwa produk kerupuk yang sudah memasyarakat, dan mudah sekali penawarannya, maka tidak berlebihan apabila kami katakan bahwa bisnis ini sangat menjanjikan sekali.
 
Berapa modal yang harus saya keluarkan dan mengapa sekali order harus 50 bal untuk produk A ?
Pertama agar kami dapat menekan cost ratio pengeluaran, kemudian yang kedua agar anda mendapatkan keuntungan yang lumayan. Coba kita hitung, : 50bal x keuntungan @Rp.1200,-= Rp.60.000.- , nah apabila anda bisa menjual 50 bal dalam satu hari maka keuntungan yang anda peroleh adalah Rp.60.000 dikurangi bensin 1 liter Rp.6500 = Rp.53.500,-. Jadi keuntungan anda adalah Rp.53.500,- anda peoleh “hanya” 4 jam, kok bisa..? mari kita kalkulasi waktunya lewat perhitungan Time Teritorial Management .
Apabila setiap warung mengambil 1 bal dimana kita butuh 50 warung. Waktu yang kita butuhkan dalam menawarkan kerupuk dari warung ke warung  +/- 5 menit  ( include jarak tempuh ), maka perhitungannya adalah, : 50 warung x 5 menit = 250 menit : 60 menit = 4 jam 10 menit. Bahkan apabila anda sudah terbiasa dengan kunjungan seperti ini maka waktu dapat anda persingkat.
Nah anda tinggal memilih mau mendapatkan keuntungan berapa dalam satu hari.
Adapun modal yang anda butuhkan apabila asumsi jadwal kunjungan anda seminggu sekali atau 6 hari sekali, maka modal yang anda butuhkan 50xRp.8.800x6 = Rp.2.640.000,-.
Cukup ringan untuk sebuah usaha dengan keuntungan yang lumayan dan jaminan repeat order ( order kembali ) yang terus menerus.
 

 

  Bila anda berminat silahkan hubungi kami

kli di sini

 

Jangan sepelekan hal hal kecil. Butir butir pasir dapat menjadi gunung, detik detik dapat menjadi jam, hari hari dapat menjadi bulan....

 

 

 

 

 
 
 
 
 
www.waralabakrupuk.com
2